Tips menjaga kesehatan gigi anak selama puasa


Foto cridit : pinterest

Dear moms...
Mendampingi anak yang sedang belajar puasa kudu ekstra ya...Kita wajib memastikan asupan nutrisi yang masuk setiap hari sehat dan bergizi, agar anak tetap fit dan prima menjalankan puasa.

Salah satu yang harus diperhatikan adalah kesehatan gigi dan rongga mulut anak. Sebab mulut merupakan pintu gerbang utama masuknya suply makanan dan minuman ke dalam tubuh. Tak jarang, orang tua merasa galau menganggap anak susah makan, padahal bisa jadi salah satu penyebab anak sulit makan karena kondisi gigi geliginya yang rusak sehingga tidak nyaman bahkan sakit bila digunakan untuk mengunyah makanan. Ayoo...ada anaknya yang susah makan? cek yuk gimana kondisi gigi mereka, biar makan sahur dan bukanya lancar jaya nggak pake lama.

Ketika berpuasa, anak tidak makan dan minum kurang lebih 12 jam. Kondisi ini menyebabkan produksi air liur yang berfungsi sebagai self cleansing               ( pembersih kuman) otomatis berkurang. Apalagi bila kondisi gigi ada yang rusak, berlubang ( karies ), bahkan infeksi, maka kuman akan semakin berkembang pesat. Bakteri yang terperangkap pada gigi geligi anak akan melepaskan gas VSCs ( Volatile Sulphure Compounds) yang merupakan penyebab bau mulut ( halitosis ). 

Tapi, puasa bukan berarti pasrah membiarkan gigi anak-anak kotor tidak terawat ya moms...meskipun puasa kita tetap bisa melakukan beberapa hal untuk memelihara kesehatan gigi anak.

Beberapa Tips menjaga Kesehatan gigi anak selama puasa


1. Menyikat gigi 

Dalam sebuah hadits nya Rasulullah bersabda :

' Apabila Nabi saw bangun dari tidurnya beliau saw selalu bersiwak (membersihkan gigi dengan kayu siwak)' - HR. Bukhori Muslim -

Sejak ratusan abad yang lalu, Rasulullah telah menaruh perhatian pada pentingnya memelihara kebersihan gigi dan mulut. Dahulu Rasulullah mencontohkan menyikat gigi dengan kayu pohon Arak (siwak) yang dikenal dalam bahasa latin dengan nama Savadora versica. Kayu siwak ini selain digunakan sebagai alat membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan, juga berfungsi sebagai anti bakteri, karena mengandung zat astringents.

Sekarang kita pun masih bisa menemukan kayu siwak dan mencoba bersiwak untuk mengambil sunnahnya. Tapi jama' nya orang-orang mengganti siwak dengan pasta gigi yang banyak sekali tersedia dengan berbagai varian plus sikat gigi beragam bentuk. 

Sesuai rekomendasi ADA (America Dental Association) sebaiknya menyikat gigi dilakukan 2x sehari, pagi dan malam hari. Di bulan Ramadhan ini kita bisa mengingatkan anak untuk menyikat giginya sebelum tidur, setelah aktivitas makan ba'da tarawih selesai dan setelah selesai makan sahur.

Ajarkan anak untuk menunggu beberapa saat setelah menyikat gigi (sekitar 2-3 menit) baru kemudian berkumur-kumur.  Ini dimaksudkan agar fluor yang terkandung pada pasta gigi bekerja lebih baik.

2. Flossing dengan benang gigi
Terus terang ini rada jarang saya lakukan. Karena biasanya anak suka ingin buru-buru selesai dan naik ke tempat tidur. Tapi kalau bisa dilakukan, pastinya lebih baik ya. Membersihkan sela-sela gigi dengan dental floss (benang gigi) ini akan membersihkan lebih paripurna, karena semua bagian terbersihkan.

3. Mengkonsumsi cukup air putih
Selama Ramadhan, praktis minum air putih hanya bisa dilakukan setelah berbuka hingga selesai sahur, dipotong waktu tidur. Singkat ya...Namun harus tetap diupayakan agar tubuh anak terhidrasi dengan baik. Tipsnya konsumsi 1 gelas air ketika berbuka, 2 gelas air putih setelah sholat maghrib dan setelah makan malam. 2 gelas setelah sholat tarawih dan 2 gelas ketika sahur. 

4. Perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi
Makanan yang mengandung serat tinggi seperti sayur dan buah adalah makanan yang bisa merangsang produksi air liur. Baik sekali untuk menjaga kesehatan gigi selama puasa.
Selain itu sayur dan buah juga menutrisi kebutuhan zat gizi yang diperlukan anak. Sayur dan buka termasuk makanan yang berkontribusi menciptakan pH alkali di dalam darah.

5. Berkumur-kumur saat berwudhu'
Berkumur saat berwudhu' selain menyegarkan juga membantu menjaga kebersihan mulut.

7. Konsumsi buah Kurma
Kurma mengandung serat kalsium dan fluoride yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut. Meskipun kandungan gula pada kurma adalah gula fruktosa yang merupakan pemanis alami, namun sebaiknya jangan dikonsumsi terlalu berlebihan. 3 butir ketika berbuka sudah cukup. 

Nah moms...selamat mebersamai puasa anak ya...pastikan giginya selalu terawat di bulan puasa ini.

Healthy teeth healthy smile healthy life.


See you...


14 komentar

  1. MasyaAlloh jazakillah khoiron katsiroo mbak..bermanfaat bgt

    BalasHapus
  2. Duh mendidik anak disiplin sikat gigi perjuangannya luar biasaaa mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget pak...tapi demi gigi sehat si buah hati, diikhtiarkan pelan2 ya pak...

      Hapus
  3. Tambahan nih mbak usahakan mengunyah menggunakan bagian kanan dan kiri untuk mengurangi resiko munculnya karang gigi hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget mbak...ngunyah kanan kiri membuat produksi air liur membasmi sisa maknan di gigi kanan dan kiri sehingga tdk terjadi penumpukan plak di satu sisi.

      Hapus
  4. Selain gigi bersih, juga terhindar dari lubang dan bau mulut ya mba Ning.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyup mbak...lapisan email pada gigi anak lebih tipis dr org dewasa jadi emaknya kudu aware supaya nggk kecolongan

      Hapus
  5. Anakku yg kecil suka ngemut pasta giginya.. 😔

    BalasHapus
  6. Ada juga sebuah hadits yang bilang "jika itu tidak memberatkan kamu, maka akan aku suruh kamu bersiwak setiap kamu akan sholat"..

    BalasHapus
  7. Kak mau nanya ada yang bilang kalau sikat gigi sampe tiga kali sehari di hari selain ramadhan bisa bikin tipis email gigi? Terus flossing itu kok dari awak kecil gak pinter pinter sampe tua... Eniwe tengkiyu tipsnya ya kak.. Jadi tau makan sayur meningkatkan produksi air liur... Barakallah kak

    BalasHapus
  8. Belum bisa diterapkan, soalnya blum punya anak kak 😂😂✌️

    BalasHapus
  9. Siap nanti kalau sudah mulai bisa puasa diterapkan sama anak kak

    BalasHapus